Karya Tulis Ilmiah



PENERAPAN TEKNIK ASEPTIK DALAM TAHAP PERSIAPAN AREA BEDAH DAN DRAPING OLEH TIM BEDAH INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD KANJURUHAN KEPANJEN

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Pengarang : ERIK JOHAN
Dosen Pembimbing : Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.kes. , Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes
Klasifikasi/Subjek : , Penerapan Teknik Aseptik Persiapan Area Bedah Dan Draping
Penerbitan : , Malang: 2013.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Penerapan Teknik Aseptik Dalam Tahap Persiapan Area Bedah Dan Draping Oleh Tim Bedah Instalasi Bedah Sentral RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Erik Johan (2013). Skripsi Deskriptif Observatif. Program Studi D-IV Keperawatan Malang Jurusan Keperawatan, Minat Perioperatif. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep. Ns, M.kes. Pembimbing (Pendamping) Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes Kata Kunci :Penerapan Teknik Aseptik Persiapan Area Bedah Dan Draping Tim Bedah adalah anggota tim yang terlibat dalam operasi. Operasi merupakan tindakan pembedahan medis yang bersifat invasif untuk diagnosis, pengobatan penyakit, trauma atau deformitas. Berdasarkan pertimbangan akan prosedur invasif yang dilakukan pada pembedahan, Teknik aseptik yang dilakukan dengan tidak tepat akan berdampak infeksi luka operasi. Salah satu upaya mengurangi infeksi luka operasi adalah menerapkan teknik aseptic persiapan area bedah dan draping dengan benar. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif observatif. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah tim bedah yang berada di instalasi bedah sentral RSUD Kanjuruhan Kepanjen yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 30 orang. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik aseptik persiapan area bedah yaitu setengah dari responden 15 orang (50%) dalam kategori menerapkan dengan tidak sempurna sesuai dengan SOP (Standart Operasional Prosedur). dan teknik aseptik drapping didapatkan hasil bahwa hampir seluruh responden yaitu 21 orang (70%) dalam kategori menerapkan dengan tidak sempurna sesuai dengan SOP (Standart Operasional Prosedur). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik aseptik persiapan area bedah dan teknik aseptik draping dilakukan dengan tidak sempurna oleh tim bedah RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Rekomendasi penelitian ini adalah tim bedah sebagai responden diharapkan tetap mempertahankan penerapan teknik aseptik persiapan area bedah dan draping sesuai dengan SOP (Standar Operasional Procedure).



Lampiran